By Fera

By Fera Marleni

STOP Drama! Kenapa 'Mulai Dari Nol Lagi' Sebenarnya Adalah Upgrade Hidup Level 10

Tahu tidak, momen yang paling menggelikan dan bikin panik adalah ketika Semesta iseng menekan tombol, "restart" kehidupan kita. "Dhuar!" Tiba-tiba, karier bertahun-tahun, hilang. Bisnis yang  dirintis hancur. Rencana masa depan yang setengah jalan, terpotong. Semua runtuh. Seketika kita meraung, "Ya Tuhan, aku harus mulai dari NOL LAGI!"

Kembali ke "nol" terasa seperti dipaksa ke masa awal merintis. Padahal kita punya cicilan rumah dan kewajiban bulanan lain yang tidak berhenti di titik nol. Kita merasa ini malapetaka besar, bingung harus bagaimana dan memulai lagi dari mana. Bahkan tidak sedikit  yang stres dan tertekan. Itu wajar karena kita keluar dari rel kestabilan. Jadi untuk tetap waras bukan hal yang mudah. Oke, sebelum kita gila,  mari tarik nafas dulu dan bertanya, " Bagaimana jika "lelucon" epic dari semesta ini sebenarnya karena Ia ingin mengupgrade hidup kita?" 

​Plot Twist Komedi
​Pernahkah terpikir bahwa kita terlalu berlebihan menanggapi sebuah kejatuhan. Kita panik, meraung, dan membuat drama yang tak perlu sampai kita lupa hal penting. Kita lupa bahwa nol yang sekarang  tidak sama dengan nol yang dulu!
​Nol Dulu: Kita tidak tahu apa-apa, skill minim, dan bingung bahkan hanya untuk membuat secangkir kopi susu gula aren yang enak.
​Nol Sekarang (Nol-Plus-Pengalaman): Kita tahu persis kenapa kita gagal. Kita tahu siapa teman yang tulus membantu, dan tahu cara membuat kopi susu gula aren tanpa harus melihat resep.
 

​Nol-Plus-Pengalaman ini ibarat kita menghapus data permainan tapi masih menyimpan semua cheat code, semua skill, dan semua peta rahasia di otak. Ini tentang memulai permainan baru dengan kekuatan penuh dan senjata di tangan!

Reaksi Kocak yang Menghibur
​Nah, bagian paling menghibur dari titik nol adalah reaksi kocak lingkungan kita.  ​Mereka yang dulu mengeluk elukan kita berubah jadi Hakim yang menghakimi kegagalan kita.  Lucu sekali melihat betapa cepatnya manusia  berubah.

​​Mereka menertawakan kegagalan kita. Tapi jangan gusar karena itu. Tawa mereka adalah backsound komedi yang sempurna untuk mengiringi kita saat sedang sibuk upgrade skill baru di balik layar. Biarkan mereka sibuk menilai, sementara kita sibuk membangun kejutan comeback yang lebih spektakuler!

Kelucuan Membangun Kembali
​Momen harus memulai lagi itu penuh kekonyolan yang hanya bisa kita nikmati nanti. ​Ingat waktu kita harus lesehan di parkiran minimarket agar bisa numpang wifi untuk membuat proposal dengan HP yang dikaretin karena sudah pecah? Atau saat kita harus menaruh baju di bawah kasur  lipat agar sedikit rapi untuk dipakai wawancara esok hari? Itu hanya sedikit dari adegan-adegan lucu saat dipaksa kembali ke titik nol.

Namun tiap kembali titik nol, lompatan berikutnya pasti lebih tinggi. ​Saat kita dipaksa ke titik terendah, semua drama hilang. Kita fokus. Tidak ada lagi energi yang terbuang untuk tampil di media sosial atau mencari validasi. Hanya ada satu misi: Bangkit dengan lebih cepat, lebih cerdas, dan tanpa drama.
 

​Dan di situlah letak momen paling berharga.  Kita sadar bahwa keberhasilan yang baru itu rasanya jauh lebih nikmat karena dibangun di atas fondasi yang lebih kokoh. Kita tahu setiap batu bata yang kita pasang, dan kita tidak akan pernah menganggapnya remeh.

Nikmati Detour Gokil Ini
​Jadi,  jika sekarang kita sedang dalam proses restart atau baru saja didorong ke titik nol, jangan galau berlebihan.
​Tersenyumlah, karena semesta sedang berkata: "Rencana A-mu membosankan. Ini, aku kasih kejutan Level 10, tapi kamu harus ambil jalan memutar yang sedikit di luar nalar!"
​Anggap saja ini detour yang lucu. Nikmati skill baru yang kita dapat, hargai nol rasa bumbu penyedap pengalaman yang kita miliki, dan bersiaplah tertawa terbahak-bahak saat kita melihat ke belakang.
​Keberhasilan di tingkat berikutnya sedang menunggu, dan kali ini, kita tahu persis cara tercepat untuk sampai ke sana!

Latest News

Peta Harapan dan Kompas Diri: Mengapa Anda Harus Menjadi Nahkoda Tegas bagi Kapal Hidup Anda

Kepadamu yang memikul harapan. 

​Aku menulis ini untukmu yang...

STOP Drama! Kenapa 'Mulai Dari Nol Lagi' Sebenarnya Adalah Upgrade Hidup Level 10

Tahu tidak, momen yang paling menggelikan dan bikin panik adalah ketika Semesta iseng menekan tom...

Cara Menerima Kekecewaan: Kunci Kedamaian di Tengah Harapan yang Runtuh

Adakalanya hidup terasa seperti pelukan yang tiba-tiba dilepaskan. Pelukan yang terasa nyaman dan...

Jebakan Kenyamanan: 3 Sinyal Anda Terlalu Sukses, dan Mengapa Kita Harus Rela Kembali Menjadi Ikan Kecil

​Setiap perjalanan hidup, akan membawa kita ke sebuah titik yang terasa seperti puncak. Kita berh...

Self-compassion: Kenapa Luka dan Kesedihan adalah Bukti Kekuatan Sejati

​Kepada hati yang sedang lelah dan jiwa yang tengah berjuang. 

Aku tahu, ada desakan d...

Seni Menyembuhkan Luka: 3 Fase Menuju Kekuatan Batin.

Aktifitas harian dan interaksi sosial kadang tanpa sengaja menyebabkan luka. Entah karena ketidak...

Pondasi Tak Terlihat: Mengapa Proses Sakit Itu Perlu untuk Impian Besar

Surat untuk Diri di Titik Terendah

Apakabar, diriku. Mari duduk dan bicara lepas tentang ki...

MEMILIH DIRI SENDIRI: Self Love Bukan Egois

Ode untuk  yang pergi dalam keheningan

Pernahkah kau menyaksikan, seseorang p...

JIKA LELAH, ISTIRAHATLAH:Pentingnya Istirahat Mental

Pesan dari Jiwa yang Pernah Terluka 
 
​Hai kau yang berjalan terseok. Ber...

GODAAN MALAS: Malas Positif Malas yang Sehat

Sering kali, kita tergoda oleh rayuan lembut ranjang empuk di pagi hari. Atau, d...

SEMUA AKAN BAIK-BAIK SAJA:Belajar Menerima Keadaan dan Berhenti Overthinking)

Kepadamu diriku: Cukup Sudah Pikiran Liar Itu! 

​Apa kabarmu. Cukup...

TUJUAN ITU PERLU: Arah Hidup Jelas

Dalam keseharian kamu, pernahkah  tiba-tiba kamu berhenti sejenak, menatap ke depan, dan ber...

HIDUP TAK PERNAH MUDAH: Kekuatan di Tengah Kesulitan

Film-film sering kali menutup ceritanya dengan adegan happy ending yang indah —masalah sel...

PILIH MINDSETMU: Kekuatan Pola Pikir

Hai, guys! Pernah denger istilah mindset ga? Istilah yang mungkin kedenga...

Our Courses